Have an account?

Thursday, 4 February 2010

Sosiolog: SBY Kurang Peka Dengan Simbol Kerbau

Jakarta, CyberNews. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dinilai kurang peka terhadap simbol kerbau pada aksi 28 Januari lalu di Bundaran Hotel Indonesia. Hal ini diungkapkan Sosiolog Universitas Indonesia Tamrin Amal Tomagola, Jumat (5/2).
Tamrin mengatakan bahwa SBY tidak memahami substansi sebenarnya dari simbol kerbau itu. Padahal menurutnya, kerbau merupakan simbol kedekatan dengan rakyat, terutama petani. Seharusnya, kata Tamrin, SBY jangan hanya melihat simbol itu dari permukaan saja, melainkan mencoba memahami apa substansi dibaliknya.
Dalam diskusi dengan diskusi dengan tema "Krisis Kepemimpinan Nasional dan Maraknya Kepentingan Kelompok" di Gedung MPR DPR itu, dirinya kembali menegaskan bahwa keberadaan kerbau dalak aksi 28 Januari lalu adalah bentuk sindiran rakyat pada kinerja pemerintahan SBY-Boediono.
( Rahayu Kurniawati , Elshinta/ CN16 )

0 comments:

Post a Comment